5 Alasan Lo Kheng Hong Beli Saham PGAS

Lo kheng Hong PGAS

Apa yang menarik dari saham PGAS sehingga membuat pak lo kheng hong atau yang dijuluki warren buffett indonesia ini memutuskan menjadi salah satu pemegang saham terbesar perusahaan Gas Negara ini.

1.Yang Pertama Harga Sahamnya Diskon

LO kheng Hong membeli saham PGAS di harga 1100 per lembar. Hal ini disampaikannya dalam sebuah seminar baru baru ini. Lebih lanjut pak lo kheng hong menjelaskan dia membeli PGAS setelah mendapatkan cash yg cukup banyak dari penjualan saham MBSS. Dari 2 pernyataan tersebut, blimin perkirakan Pak lo Kheng Hong membeli PGAS sekitar q3 tahun 2021. Atau sekitar bulan september 2021. Saat itu Price earning ratio PGAS ada diangka 12x dan Price to Book Value di angka 0,8x. Dari kedua rasio ini dapat kita simpulkan saat itu saham PGAS memang sedang ada di Harga Diskon.


2. Kinerja Perusahaan Membaik

Jika kita telusuri lagi, di tahun di tahun 2020 perusahaan mengalami kerugian, kemudian di kuartal 1 dan 2 tahun 2021 PGAS mulai membukukan kenaikan laba, sehingga kemungkinan besar kinerja PGAS di tahun 2021 akan positif Bahkan salah satu penyebab Kerugian terbesar di tahun 2020, bukanlah akibat kegiatan operasional melainkan dari faktor eksternal. tepatnya akibat sengketa pajak dengan direktorat jendral pajak (DJP). sehingga perusahaan harus menyisihan nilai kerugian dari kasus pajak tersebut senilai 278,4 juta US Dolar (atau sekitar 4 Triliun rupiah). Sebenarnya perusahaan belum benar benar rugi, jadi jika nanti diputuskan PGAS tidak bersalah maka dana tersebut dapat dicatat kembali sebagai pendapatan perusahaan.


3. Harga Minyak dan Gas Naik

Sebelum menganalisis lebih jauh, sebaiknya kita mempelajari tentang bisnis atau bidang Usaha yang dijalankan. PGAS merupakan BUMN dibawah Pertamina yang  melakukan kegiatan usaha di bidang transmisi (menghubungkan gas bumi dari sumbernya ke pengguna akhir), kedua bidang niaga (perusahaan membeli gas bumi Produsen lain yang kemudian dijual ke berbagai segmen pengguna mulai dari Pelanggan Rumah Tangga, Pelanggan Industri, Pelanggan Pembangkit Listrik hingga ke Sektor Transportasi) dan terakhir di bidang Produksi Minyak dan Gas (melalui PT Saka Energi Indonesia)


Sejak awal tahun 2021 hingga q3 harga GAS mengalami kenaikan lebih dari 100% atau 2 kali lipat. begitu juga dengan harga minyak di periode yang sama naik lebih dari 50%. tentu saja kedua hal tersebut menjadi sentimen sangat positif bagi PGAS yang bidang usahanya berkaitan dengan komoditas tersebut.


4. Memiliki Economic Moat

Economic moat pertama kali dipopulerkan oleh Warren Buffet, tokoh panutan yang menginspirasi Pak Lo Kheng Hong dalam berinvestasi, dia menjelaskan Economic moat adalah keunggulan kompetitif yang dimiliki oleh suatu perusahaan agar dapat memenangkan kompetisi bisnis. salah satunya adalah jenis bisnis yang sulit untuk ditiru oleh perusahaan lain (butuh modal sangat besar untuk memulai bisnis di sektor ini), PGAS menjalankan bisnis yang membutuhkan modal besar, sehingga perusahaan pesaing membutuhkan modal dan effort yang sangat besar untuk bersaing di bisnis ini. Hal ini tentu sangat menguntungkan PGAS yang dapat  menjalankan bisnis dengan leluasa untuk menghasilkan Laba tanpa perlu khawatir akan ada perusahaan pesaing.


6. Prospek Perusaahan

Saat ini kita berada di  Masa Transisi Energi Menuju Net Zero Emission. ini merupakan proses panjang yang harus dilakukan untuk menekan emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Gas alam adalah sumber energi yang relatif lebih bersih dibanding  batubara, dan inilah kenapa gas alam biasanya hanya digunakan di negara-negara maju, sehingga kebijakan kedepannya kan menguntungkan bagi bisnis GAS.


Itulah alasan lo kheng hong membeli saham PGAS menurut asumsi blimin. tentu saja ini bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham, hanya sebatas mempelajari bagaimana pak lo kheng hong melakukan analisis sebelum membeli saham, semoga bermanfaat dan sampai ketemu di artikel selanjutnya.


Post a Comment for "5 Alasan Lo Kheng Hong Beli Saham PGAS"