Friday, October 11, 2019

Cara Membuat Watchlist Saham


Cara Membuat Watchlist Saham


DEFINISI WATCHLIST SAHAM
Wacthlist saham  adalah daftar perusahaan yang telah dianalisis, dan memenuhi kriteria tertentu. Yang ingin anda beli, namun harganya terlalu tinggi. Setiap investor memiliki metode dan gaya masing-masing untuk menyusun watchlistnya.  Penulis akan menjabarkan salah satu metode untuk menyusun daftar saham idaman.

KENAPA INVESTOR PERLU WATCHLIST
Salah satu elemen penting bagi kesuksesan investor saham adalah menyusun watchlistnya masing-masing. Mengapa watchlist ini penting ? pertama bayangkan anda pergi ke pasar dan tidak membawa catatan barang untuk dibeli. banyaknya barang yang ditawarkan di pasar membuat anda tertarik dan membeli barang-barang yang tidak anda butuhkan. Kedua ketika ke pasar tanpa list belanjaan besar kemungkinan anda akan melewatkan beberapa barang penting yang seharusnya dibeli.

Begitu juga dalam berinvestasi, ketika anda tidak memiliki watchlist saham dan langsung terjun ke bursa saham yang terdiri dari 600 lebih emiten maka hasilnya tidak akan maksimal. Anda bisa membeli perusahaan yang memiliki fundamental kurang baik dan sering melewatkan saham diskon yang memiliki fundamental bagus.

CARA MEMBUAT WATCHLIST SAHAM SEDERHANA
Seperti definisi diatas, bahwa watchlist saham adalah daftar saham yang telah dianalisis dan memenuhi kriteria tertentu. Penulis sendiri hanya memasukkan perusahaan yang mampu membukukan Return On Equity (ROE) diatas 10% selama 10 tahun berturut-turut ke dalam wacthlist.

Dari 600 emiten yang terdaftar di bursa efek indonesia, hanya 44 emiten yang memenuhi kriteria yang dimaksud. 3 diantaranya adalah ACES, BBRI dan HMSP.

ACES
Anda bisa saja masih asing dengan kode saham ACES, tapi hampir semua orang tau Ace Hardware bukan? Iya ACES adalah kode saham untuk emiten Ace Hardware Indonesia. Berdiri tahun 1995 sebagai salah satu anak perusahaan PT Kawan Lama Sejahtera, dan  baru IPO di tahun 2007. Saat ini telah menjadi perusahaan terkemuka Indonesia di sektor ritel perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup dengan target pasar konsumen kelas menengah ke atas. Pada tahun 2018 pertumbuhan penjualan ACES mencapai lebih dari 21%. Memiliki 183 gerai tesebar di 44 kota di Indonesia ( per mei 31 2019).  Berikut adalah ringkasan Pertumbuhan ACES 10 tahun terakhir.



Return On Equity (ROE)
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018

ACES


19,99%

18,74%

25,49%

31,14%

29,03%

26,04%

23,60%

25,01%

23,69%

24,93%


BBRI
Sejak awal berdiri, Bank BRI konsisten fokus pada segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta menjadi pelopor microfinance di Indonesia. Komitmen ini tetap dijaga sampai saat ini dan dengan dukungan pengalaman,  BBRI mampu mencatatkan diri sebagai bank dengan laba terbesar selama 14 tahun berturut turut. Potensi Basis Nasabah yang besar, sebagai catatan BBRI memiliki lebih dari 80 juta nasabah. Berikut adalah ringkasan pertumbuhan BBRI selama 10 tahun terakhir.



Return On Equity (ROE)
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018

BBRI


29,46%

35,89%

34,90%

32,61%

29,65%

27,43%

24,14%

20,21%

18,52%

18,50%
  

HMSP
PT Hanjaya Mandala Sampoerna telah menjadi bagian penting dari industri tembakau indonesia selama lebih dari seratus tahun sejak berdiri tahun 1913dengan produk legendaris Dji Sam Soe atau dikenal dengan “raja Kretek”. Selama 10 lebih dari 10 tahun, emiten ini menjadi pemimpin pasar rokok indonesia dengan pangsa pasar sebesar 33% pada tahun 2018. Tidak heran bila emiten ini bisa membukakan kinerja yang konsisten setidaknya dari tahun 2009 hingga 2018. Berikut adalah ringkasan return on equity HMSP selama 10 tahun terakhir.



Return On Equity (ROE)
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015
2016
2017
2018

HMSP


54,97%

62,11%

79,01%

84,60%

78,78%

73,63%

45,14%

38,56%

37,11%

38,98%


MANFAAT WATCHLIST
Meski memiliki track record yang bagus, saham diatas tidak serta merta bagus untuk dibeli saat ini. Mengacu pada prinsip value investing, berinvestasilah pada saham yang berkinerja baik dan dibeli di harga diskon. ACES, BBRI dan HMSP mungkin sudah memenuhi aspek saham yang berkinerja baik, tapi belum tentu memenuhi aspek harga yang diskon. Inilah kegunaan dari watchlist, kita memiliki daftar perusahaan dengan kinerja baik, sehingga ketika sewaktu-waktu harganya terkoreksi kita bisa dengan cepat menangkap peluang.

FOKUS
Saat Menganalisis perusahaan, sebaiknya tidak menganalisis saham yang berbeda pada saat yang bersamaan. Misanya ketika anda menganalisis saham HMSP, fokuslah hanya untuk mengalisis HMSP setidaknya dalam satu minggu. Jangan menganalisis BBRI dan HMSP pada saat yang bersamaan, karena akan sangat mempengaruhi objektifitas hasil analisis nantinya.  Saat analisis HMSP, liat BBRI lebih menarik lanjut lagi analisis BBRI, jadi analisis HMSP nggak slesai. Setelah analisis BBRI lihat lagi ACES lebih menarik, jadi analisisnyanya nggak slesai slesai

UPDATE WATCHLIST
Dengan Watchlist saham, akan memudahkan kerja investor dalam menganalisis. Idealnya sebulan sekali kita mengecek saham dalam watchlist yang harga sudah diskon.tentunya memantau saham di watchlist jauh lebih efektif daripada menganalisis semua emiten di pasar modal indonesia yang jumlahnya lebih dari 600 saham. Bayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menganalisis semuanya.

Daftar saham yang termasuk dalam watchlist tentu saja bisa berubah sesuai dengan kinerjanya ke depannya. Saham yang bisa mempertahankan kinerja akan tetap berada dalam watchlist dan saham yang kinerjanya di bawah standar dikeluarkan dari daftar. Tidak menutup kemungkinan untuk saham diluar daftar untuk masuk dalam daftar bila kinerjanya memenuhi standar.
Ada lebih dari 600 emiten di bursa saham indonesia, setiap harinya selalu muncul berita berkaitan emiten tersebut, bayangkan bagaimana kita bisa mengikuti semua perkembangannya.

MELATIH DISIPLIN
Latihlah kedisplinan dalam berinvestasi dengan hanya membeli saham yang termasuk dalam watchlist. Seberapa populer pun suatu saham, jangan pernah membelinya bila tidak termasuk dalam daftar. Bila bisa konsisten melakukannya dalam setahun penuh, anda akan memiliki mental yang lebih baik sebagai investor dan mengurangi resiko dari faktor psikologis dalam aktivitas investasi.

KESIMPULAN
Watchlist saham memiliki peran besar bagi kesuksesan seorang investor. Membantu dalam melakukan analisis yang lebih efektif. Melatih kedisplinan dalam berinvestasi dan meminimalisir resiko psikologi dalam berinvestasi. Semoga setelah membaca artikel ini anda segera menyusun watchlist masing-masing. Sebagai catatan, standar dalam watchlist tidaklah mutlak dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter masing-masing investor. Bisa dengan membuat watchlist setiap perusahaan yang menjadi pemimpin pasar di setiap sektor. Bisa juga memilih perusahaan yang memiliki track record deviden yang bagus. Tidak menutup kemungkinan juga untuk membuat daftar saham yang harganya sudah sangat diskon. Jadi sistemnya tinggal dibalik saja. memasukkan saham yang harganya terlampau murah, kemudian menunggu hingga kinerjanya membaik baru di beli. Sepanjang anda memahami konsepnya, silakan lakukan eksperimen masing-masing dan temukan metode terbaik.