Sabtu, 23 Maret 2019

Memilih Saham Terbaik Dari Segi Bisnis

Saham itu lebih dari sekadar kertas berharga yang dapat diperjual belikan. Hal ini sering kali disalahartikan oleh beberapa investor, mereka memandang saham hanya sebatas kertas berharga. Membeli saham dengan harapan besok harganya akan naik. Hal ini merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan dalam berinvestasi.

Bila digali lebih dalam, maka kita akan mendapatkan bahwa saham itu tidak sebatas kertas berharga yang dapat diperjual belikan. Ketika membeli saham kita otomatis menjadi salah satu pemilik perusahaannya. Mindset inilah yang harus ditanamkan agar lebih berhati hati sebelum membeli saham.

Bayangkan  akan berinvestasi pada sebuah perusahaan, apakah anda langsung memberi uang yang  dikumpulkan dengan susah payah begitu saja tanpa mengetahui lebih dalam tentang bisnisnya. atau anda akan mencari tau terlebih dahulu sebelum menginvestasikan uang tersebut ?

Investasi sahamku, sebelum membeli saham setidaknya mempertimbangkan  hal hal sederhana sebagai berikut

Bisnisnya harus dipahami

Bergerak dibidang apa, Bagaimana bisnisnya dijalankan. Bagaimana kita bisa tenang berinvestasi kalau bisnis yang dijalankannya saja tidak dipahami. Semakin dalam pemahaman tentang bisnis yang dijalankan semakin minim resiko yang bisa timbul. Seorang dokter lebih diuntungkan karena memiliki pemahaman di bidang farmasi, Ahli IT tentu lebih diuntungkan ketika berinvestasi di sektor Telekomunikasi.

Mari Kita ambil contoh sederhana untuk memahami bisnis perusahaan. BBRI atau lebih dikenal dengan Bank BRI. Minimal penulis harus memahami poin di bawah ini sebelum membeli


Bank BRI dengan kode saham BBRI



  • Bergerak dibidang apa ? BBRI bergerak di bidang Perbangkan
  • Apa saja Produk dan Jasa perusahaan? Produk Simpanan, Produk Pinjaman, Jasa Bisnis dan Keuangan, E- Banking, BRI Prioritas dan masih banyak lagi.
  • Bagaimana BBRI menghasilkan laba? tentu saja dari bunga kredit yang disalurkan dan Biaya Transaksi seperti E-Banking
  • Semakin banyak yang diketahui tentang Bisnis Perusahaan, semakin banyak resiko yang bisa dihilangkan

Perusahaan Memiliki Kinerja yang konsisten

Perusahaan dengan Kinerja baik dan konsisten selama 5 tahun kebelakang tentu berpeluang lebih besar untuk mempertahankan kinerjanya di tahun depan bila dibandingkan dengan perusahaan dengan kinerja berfluktuatif, apalagi bila track recordnya negatif. Meskipun saham gorengan bisa memberi profit lebih dari 100% dalam waktu kurang dari sebulan, Penulis Lebih nyaman memiliki Perusahaan Dengan Kinerja Konsisten  5 tahun terakhir dengan ROE diatas 10%.


Kinerja ASII 10 Tahun Terakhir
 
Kita ketahui bersama Saham DEAL sebulan terakhir harganya telah naik 400%. Apakah penulis menyesal karena melewatkan kesempatan peluang tersebut? Tentu saja tidak. DEAL jelas sudah tidak memenuhi kriteria investasisahamku. Daripada  membeli perusahaan yang baru saja IPO di kuartal IV tahun 2018. Penulis merasa lebih nyaman memiliki ASII dalam Portofolio. Disaat yang bersamaan saham ASII terkoreksi hingga menyentuh harga 7100 per lembar saham. Lebih menyenangkan lagi,  koreksi terjadi tepat  setelah ASII merilis laporan keuangnya yang ternyata menunjukan kinerja yang positif. Tentu Bukan pilihan yang sulit untuk memilih antara DEAL dan ASII


Prospek jangka panjang yang menguntungkan dan memiliki MOAT

Akan tetap eksis 10 atau 20 tahun mendatang dan produk atau jasanya akan tetap dibutuhkan, tidak ada produk substitusi atau pengganti, modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis sejenis sangat besar dan terakhir tidak dibatasi regulasi khususnya terkait harga.

Warren Buffet pernah mengatakan Mengatakan Perusahaan yang memiliki MOAT ibarat sebuah castil yang dikelilingi benteng yang tinggi dan kolam yang dalam sekelilingnya. Bisnis semacam ini adalah pemimpin pasar di sektornya dan sangat sulit dijangkau oleh pesaing.


Perusahaan Mie Instan Terbesar di Indonesia

  • Kita ambil contoh ICBP, menurut anda apakah perusahaan akan tetap eksis 10 atau bahkan 20 tahun yang akan datang?
  • Dan apakah orang masih akan mengkonsumsi indomie ?
  • Produk apa yang akan yang akan menggantikan Indomie ?
  •  Apakah ada regulasi yang secara khusus mengatur bisnis mie instan. Layaknya bisnis Batubara dan Kelapa Sawit.

Menurut Penulis adalah Contoh yang tepat untuk menggambarkan kriteria ini. Bisa dikatakan memenuhi semua kriteria yang ada. Bahkan ICBP memiliki kekuatan Brand yang sulit ditandingi serta distribusi yang sangat luas.

Diatas telah disampaikan kriteria-kriteria saham saham idaman investasi sahamku. Tugas kita selanjutnya dalah menemukan bisnis yang bisa dipahami seperti BBRI, kinerjanya konsisten minimal seperti ASII dan terakhir memiliki prospek jangka panjang dan moat setara ICBP.

Kira kira saham apa yang memenuhi ketiga kriteria diatas?
Silakan tinggalkan tulis pendapat anda dikolom komentar