Thursday, May 20, 2021

Valuasi Saham dengan Price Multiple Cocok untuk Investor Pemula

Price Multiple adalah salah satu cara memvaluasi atau menghitung nilai wajar saham paling sederhana dan cocok untuk investor saham pemula.

Dalam investasi, saham yang harganya Rp 500 belum tentu lebih diskon dari saham yang harganya Rp 1000. Karena suatu saham dikatakan diskon ketika harga sahamnya di bursa lebih rendah dari nilai wajar/teroritisnya. Harga saham bisa kita temukan dengan sangat mudah di aplikasi sekuritas atau penyedia data lainnya. tapi tidak dengan nilai wajar/nilai teoritis.

Sehingga kita perlu menghitung nilai wajarnya. Ada 3 pendekatan yang umum digunakan untuk menghitung nilai wajar saham

  • Nilai Buku
  • Price Multiple
  • Nilai Intrinsik

Pada kesempatan hari ini, blimin akan membahas cara menghitung nilai wajar saham dengan pendekatan yang kedua (price multiple). Banyak investor memilih menggunakan pendekatan price multiple karena lebih praktis. Dalam metode ini,  investor membandingkan multiple harga saham tertentu terhadap indeks acuannya, rata-rata industri, atau terhadap perusahaan pesaingnya.

Rasio yang umum digunakan untuk metode valuasi ini adalah Price Earning Ratio (PER) Mari kita coba praktekkan. Saat artikel ini dibuat, berdasarkan data dari RTI Business, harga saham INDF adalah 6350 dengan Price Earning Ratio (PER) 8,64x.

Selanjutnya kita bandingkan dengan data Price Earning Ratio (PER) indeks acuannya, rata-rata industri, atau terhadap perusahaan pesaingnya. Sehingga menurut blimin data yang bisa mewakili data diatas adalah Price Earning Ratio (PER) dari Index  Consumer Goods. saat ini data PER Index Consumer Good adalah 18,13x. Lebih lanjut tentang cara mendapatkan data Price Earnig Ratio (PER) Index Consumer Goods akan dibahas di akhir artikel

Selain dibandingkan dengan Price Earning Ratio (PER) Indeks Consumer Goods, Industri dan pesaingnya, hasil dari perhitungan price multiple suatu saham biasanya juga dibandingkan secara time series (Price Earning Ratio saham dibandingkan dengan rata-rata historis nya). Bahkan kombinasi keduanya.


Bedasarkan data dari diatas, bila dihitung rata rata Price Earning Ratio (PER) INDF selama 10 tahun terakhir, tepatnya dari tahun 2011 hingga 2020 adalah 16,3x. sedangkan  Price Earning Ratio (PER) INDF saat ini adalah 8,64x. Maka PER INDF saat ini lebih rendah dari rata rata PER selama 10 tahun terakhir.

Kesimpulan

Sehingga dapat disumpulkan berdasarkan valuasi dengan pendekatan Price Multiple, saat ini saham INDF sedang diskon. Karena Price Earning Ratio (PER) INDF saat ini lebih rendah dari rata rata PER 10 tahun terakhir dan jika dibandingkan dengan Price Earning Ratio Index Consumer Goods, industry dan pesaingnya PER INDF juga lebih kecil. Nah begitulah gambaran umum menghitung nilai wajar saham menggunakan price multiple.

Cara mendapatkan data

Valuasi saham dengan metode Price multiple memang sederhana. Hanya saja, perlu usaha untuk mendapatkan data data yang digunakan, seperti PER saham saat ini, PER industri, perusahaan pesaing atau dalam contoh diatas kita menggunakan PER Index Consumer Goods. kemudian data PER time series 10 tahun terakhir. untuk memudahkan kalian, akan blimin buatkan langkah langkahnya.

PER perusahaan saat ini, blimin dapatkan dari aplikasi RTI Business yang bisa diakses secara gratis di smartphone. cara menemukannya sangat mudah, pertama buka aplikasinya, kemudian di pojok kanan atas klik simbol search, lalu masukkan kode emiten yang kalian mau. maka data seperti diatas akan muncul.

Untuk mendapatkan dapat PER industry berikut caranya

  • Buka website idx.go.id
  • Buka menu statistic.
  • Download data bulanan.

Kemudian untuk mengetahui data PER saham 10 tahun terakhir, kalian bisa cek di website morning start. Tutorial lengkapnya bisa kalian cek di link berikut ini.

  • Klik link dibawah ini
  • http://financials.morningstar.com/ratios/r.html?t=INDF&region=idn&culture=en-US
  • Ganti "INDF" dengan kode emiten yang kamu inginkan
  • kemudian scroll kebawah hingga Menu Valuation History

itulah tutorial sederhana untuk menghitung harga wajar saham. semoga artikel ini bermanfaat dan mudah dipahami dan bila ada yang kurang jelas dan membingungkan, silakan ajukan pertanyaan melalui kolom komentar. salam diary investasi