Friday, July 31, 2020

Economic Moat pada Investasi Saham

Economic Moat


Definisi Economic Moats

Secara harfiah economic moat dapat diartikan sebagai parit ekonomi. Analaginya seperti sebuah parit besar yang mengelilingi suatu kerajaan, yang tujuannya adalah menyulitkan kerajaan lain untuk menyerang. Semakin besar parit, semakin sulit untuk menaklukkannya. Hal inilah yang melandasi istilah economic moat. Bila kita kaitkan dengan kaedah bisnis, maka economic moat adalah keunggulan kompetitif yang dimiliki suatu perusaahan di banding dengan pesaingnya. Perusahaan yang tidak memiliki keunggulan kompetitif (economic moat) rentan terhadap persaingan. Dalam level yang lebih tinggi, ini akan mengarah pada perang harga yang mengakibatkan margin keuntungan semakin kecil atau bahkan berakibat pada kerugian pada perusahaan.

Secara umum, ada 5 jenis ecomonic moat yang bisa dimiliki perusahaan. Mulai dari
  1. Keunggulan dalam biaya. (Cost Advantage)
  2. Keunggulan dari segi ukuran
  3. Biaya beralih besar (High Switching cost advantages)
  4. Aset Tak berwujud Brand (Intangible Aset advantages)
  5. Jaringan yang luas (network Coverage Adventage)
  6. Entry cost Besar

Keunggulan dari segi biaya, dimana perusahaan yang memiliki keunggulan dalam biaya produksi lebih efisien dari kompetitipornya. Contohnya mungkin kita sudah sama sama tau bagai mana gojek hadir dengan layanan transportasi yang jauh lebih murah dibanding layanan transportasi lain. Hal ini bisa dilakkan karena gojek bisa memberi layanan tanpa harus mempunyai armada baik mobil maupun motor. Sehingga perusahaan bisa dijalankan dengan jauh lebih efektif dan efiasien.

Keunggulan dari segi ukuran. Perusahaan besar pada umumnya juga memiliki modal yang besar. Ini memberi mereka ruang gerak yang lebih besar dalam hal merekrut pegawai pegawai terbaik dan bisa menerapkan beragam strategi dalam menjalankan bisnisnya.

Biaya Beralih Besar, perusahaan memiliki jasa atau produk yang telah menjadi pemimpin pasar. Jasa yang membutuhkan biaya yang besar untuk beralih ke perusahaan lain di sektor yang sama. Contohnya adalah layanan tv kabel dan wifi. Untuk berhenti berlangganan dan beralih ke operator lain kita harus membayar biaya yang cukup besar untuk instalasi. Hal ini juga terkadang terjadi pada nasabah bank, mereka tidak beralih ke bank lain karena membutuhkan waktu dan proses administrasi yang dianggap merepotkan.

Aset Tak Berwujud. Perusahaan memiliki brand yang sangat terkenal. Contohnya adalah adalah aqua. Bila anda dihadapkan dengan 2 air minum dalam kemasan. Yang satunya aqua dan yang satunya lagi adalah air minum yang belum pernah anda dengan mereknya. Bila keduanya dihargai 2000 rupiah. Air minum mana yang anda pilih? Tentunya mayoritas akan memilih aqua. Inilah yang dimaksud dengan kekuatan merek (BRAND). Asset tak berwujud lainnya adalah hak paten, contohnya perusahaan farmasi yang menemukan suatu obat tertentu. Begitu juga dengan Astra Internasional yang memegang Lisensi Honda di indonesia juga bisa disebut sebagai aset tak berwujud.

Jaringan Pemasaran yang kuat, jaringan yang luas tentu memiliki keungulan tersendiri. Sebagai contoh Indomaret yang memiliki jaringan diseluruh Indonesia membantunya menjadi lebih efektif dalam hal pendistribusian dan pemasaran.

Entry Cost, perusahaan yang menjalankan bisnis dengan modal yang besar. Sehingga perusahaan lain berpikir 2x untuk menjalankan bisnis di bidang yang sama. contohnya adalah bisnis telekomunikasi dan penerbangan.


Cara Menemukan Perusahaan yang memiliki Keunggulan Kompetitif

Menurut penulis ada beberapa hal yang dapat dijadikan pedoman utuk menemukan perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif.
  1. Memiliki ROE diatas 10 % secara konsisten minimal 5 tahun terkahir
  2. Memiliki Net Profit Margin diatas 20% selama 5 tahun terakhir
  3. Memiliki salah satu atau semua 6 ciri cirri diatas
Return On Equity (ROE), perusahaan membutuhkan modal untuk menghasilkan laba. Rasio ini menunjukan seberapa efektif dan efisien penggunaan modal untuk menghasilkan keuntungan. Perusahaan A membutuhkan modal 1 Miliar untuk menghasilkan laba sebesar 100 Juta rupiah. Sedangkan perusahaan B hanya membutuhkan 500 juta untuk menghasilkan profit 100 juta. dengan kata lain ROE perusahaan A adalah 10% dan perusahaan B 20%. Sehingga dapat disimpulkan perusahaan B leih menguntungkan. Perusahaan yang dengan ROE tinggi dan konsisten, akan memberi efek bunga berbunga pada investor (Compunding Interest).

Gross Profit Margin (GPM), perusahaan yang produk atau jasanya tidak sekedar di butuhkan tapi juga di cintai konsumennya. Memiliki kesempatan untuk memberi harga premium sehingga menciptakan selisih yang cukup besar antara biaya produksi barang atau jasa dengan harga jualnya. Ini adalah salah satu indikasi perusahaan memiliki moat. GPM merupakan rasio yang menunjukkan selisih antara nilai penjualan dan biaya produksi. Selisih ini yang kemudian dibagi dengan nilai penjualan perusahaan. Misalnya Perusahaan menghasilkan penjualan 100 Triliun dan biaya produksinya adalah 70 Triliun. Selisih 30 Triliun inilah yang kemudian dibagi dengan nilai penjualan sehingga menghasilkan angka 30%.

Mari kita coba untuk menganalisis apakah UNVR memiliki economic moat ??

1. Memiliki ROE secara konsisten diatas 10 selama minimal 5 tahun terakhir. ROE UNVR dari tahun 2014 sampai 2019 adalah sebagai berikut,
129% di tahun 2014
124% di tahun 2015
134% di tahun 2016
141% di tahun 2017
142% di tahun 2018
114% di tahun 2019

2. Memiliki GROSS PROFIT MARGIN secara konsisten diatas 20% selama minimal 5 tahun terakhir. NPM UNVR dari tahun 2014 sampai 2019 adalah sebagai berikut,
49,55% di tahun 2014
51,12% di tahun 2015
51,08% di tahun 2016
51,50% di tahun 2017
50,46% di tahun 2018
51,32% di tahun 2019

keunggulan kompetitif saham


3. Memiliki keunggulan dari segi biaya.
Memiliki ukuran yang besar. Saat ini market capitalization sebesar 320 triliun
Memiliki kekuatan brand yang luar biasa, seperti Rinso, SariWangi, dan Kecap Bango

Jaringan pemasaran yang luar, produknya bisa ditemukan di seluruh indonesia
UNVR adalah contoh yang hampir sempurna untuk perusahaan dengan economic moat atau keunggulan kompetitif. Tapi adakah ini membuat saham UNVR layak untuk investasi?

Tentu saja tidak. Jangan lupakan valuasinya. Percuma membeli saham dengan keunggulan kompetitif di harga yang tinggi. Keuntungan anda tidak akan maksimal dan bukan tidak mungkin anda justru mengalami kerugian. Pada harga saat ini UNVR ada di PBV 43,52. Bisa kita lihat track record pergerakan harga saham UNVR, bila anda membeli saham UNVR di Bulan Juli Tahun 2015 dengan PBV kira kira 49x maka saat ini kenaikan harga sahamnya hanya 5% Tidak memuaskan bukan ?

cara menemukan perusahaan dengan economic moats diatas hanya sebatas motode screening. Tidak bisa langsung digunakan untuk memutuskan investasi. Ini hanya langkah awal untuk membuat daftar saham yang layak untuk dianalisis lebih lanjut. silakan baca juga analisis fundamental saham di artikel sebelumnya ya