Tuesday, December 29, 2020

Tips Investasi Saham Untuk Mahasiswa

Bagaimana cara Berinvestasi untuk mahasiswa, yang belum paham saham sama sekali tapi ingin mencoba berinvestasi saham? kurang lebih seperti itulah pertanyaan yang masuk melalui dm instagram kami beberapa hari yang lalu. Nah disini kami ingin menjawab berdasarkan pengalaman, sehingga tidak ada jamin 100% benar. Namun cara ini bisa membantu kami bertahan di pasar modal dari masa masa mahasiswa hingga saat ini. berikut tips dan trik yang kami lakukan :

 

Tips Mulai Investasi Saham Untuk Mahasiswa

 1. Learn By Doing. Belajar Sambil Praktek

Belajar investasi saham seperti belajar berenang. Karena untuk belajar berenang anda harus mencobanya di kolam renang. Sulit untuk mempelajari teorinya saja. begitu juga dalam berinvestasi saham, akan lebih mudah bila langsung mencoba me buka rekening saham ( akun sekuritas). Namun perlu diingat bahwa kita tidak akan mencoba belajar berenang di tengah samudra, tapi di kolam renang. Nah dalam belajar investasi, tentu anda tidak harus menjual rumah, mobil, atau aset aset lain yang dimiliki. Investasi saham bisa dimulai dengan modal 100 ribu.


2. Mindset Investasi Yang Tepat

Tanamkan mindset bahwa investasi saham bukan cara cepat untuk kaya. Bila tujuannya adalah kaya dalam sehari, sebulan, ataupun setahun menurut kami investasi saham bukan tempat yang tepat bagi kalian. Bahkan warren buffet baru memperoleh 100 juta dolar pertamanya diusia 40 tahun padahal dia sudah membeli saham pertamanya di usia 11 Tahun. Investasi saham ini lebih mirib  marathon dibandingkan pertandingan sprint 100 meter.

3. Mulai Dengan Modal Minimal

Jumlah modal tentu sangat relatif, tergantung investor masing masing. Karena 1 juta mungkin bagi anda sedikit, tapi bisa saja bagi kami sangat besar. Jadi sesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing masing. Salah satu istilah keren yang pernah admin dengar adalah “ coba mulai berinvestasi senilai setengah dari harga sepatumu”. Ya bila harga sepatu yang kalian pakai saat ini adalah 200 rb, cobalah untuk mulai berinvestasi saham dari 100rb.

4. Orientasi Pada Pengalaman Bukan Profit

Pada tahun tahun awal berinvestasi saham, yang terpenting sebenarnya bukan seberapa profit yang kalian hasilkan tapi seberapa banyak pengalaman yang kalian dapatkan. Misalnya bagaimana rasanya membeli saham yang harganya langsung turun 50% atau lebih. Merasakan tetap tenang dalam berinvestasi walau IHSG berdarah-darah. Tetap pada pendirian ketika banyak rumor dalam investasi dan hal-hal lain yang hanya bisa dirasakan dan tidak bisa dipelajari melalui buku, seminar, ataupun dari youtube.

5. Mulai Sisihkan Uang Saku. Sebaiknya tidak terlalu berhemat.

Investasi saham tidak hanya tentang berapa besar dana yang di investasikan. Invetasi lebih mirib pada habit atau kebiasaan dan seberapa lama anda mampu konsiten melakukannya. Coba lah mulai dari menyisihkan uang saku setiap bulannya untuk diinvestasikan

6. Sabar dalam berinvestasi

Investasi saham tidak cukup hanya dengan memilih saham berfundamental bagus di harga diskon. Setelah melakukan itu semua tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah menunggu. Memang saham bisa langsung naik dalam sehari tapi tidak menutup kemungkinan itu akan terjadi justru dalam setahun, 3 tahun, 5 tahun bahkan lebih

 

7. Investasi Leher Ke Atas

Selain saham, investasi yang bisa memberi return tertinggi adalah investasi leher ke atas. Investasi pada ilmu pengetahuan melalui buku, seminar atau sumber lainnya sudah mempersingkat waktu dan proses belajar investasi saham. Rekomendasi buku untuk investor saham pemula bisa di cek pada artikel yang sebelumnya.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa waktu terbaik untuk berinvestasi adalah 20 tahun lalu. Dan waktu terbaik kedua adalah hari ini. Dari pernyataan  ini terlihat bahwa investasi harus dimulai sedini mungkin. Penulis ingatkan lagi,  Warren Buffet yang saat ini telah menjadi investor tersukses di Dunia telah membeli saham pertamanya pada usia 11 Tahun.


No comments:

Post a Comment