Friday, January 18, 2019

Kinerja Investasi Sahamku Tahun 2017

Tahun 2017 penulis ada sedikit kemajuan karena sudah mulai mengenal rasio rasio dasar fundamental. Jadi Kriteria pemilihan sahamnya memperhatikan Kinerja perusahaan, Kondisi Keuangan Perusahaan dan terakhir adalah harga perusahaan.

Metode Investasi
  • Kinerja saham dinilai menggunakan rasio Renturn On Equity  (ROE), diusahakan memilih saham yang memiliki ROE lebih besar atau sama dengan 10.
  • Kondisi keuanan menggunakan rasio Debt To Equity (DER), saham yang dipilih adalah yang memiliki DER lebih kecil dari 0.8x.
  • Untuk harga perusahaan, Price To Book Value (PBV) masih menjadi andalan. Filternya tidak berbeda jauh dengan tahun 2016. Saham yang dibeli yang PBVnya lebih kecil dari 0.8x.
Pada laporan kinerja Investasi Sahamku tahun 2017, Return tahunan meski tidak lebih bagus dari tahun lalu, angka 24% cukup rasional dan memuaskan. Penulis juga menambahkan satu kolom baru "Total return" untuk mengukur kinerja dari awal investasi hingga saat ini.

Kesalahan
  • Hanya memperhatikan ROE terakhir, sehingga sangat bias ketika menemukan saham yang kinerjanya memang sedang melambung pada satu periode
  • Tidak sabar dan tidak disiplin dengan metode investasi yang telah ditetapkan.
Catatan
  • Data yang dimasukkan adalah data di akhir bulan saat hari bursa.
  • Dana Kelolaan adalah Nilai Market semua saham yang ada dalam Portofolio.
  • Tidak ada informasi terkait posisi cash, sehingga dana kelolaan murni dari nilai market saham dalam Portofolio.
  • Data kinerja tahun 2017 belum 100% valid  karena data dari sekuritas yang belum maksimal.

No comments:

Post a Comment