6 Kategori Saham Menurut Peter Lynch

6 Kategori Saham Menurut Peter Lynch


Ketika anda tertarik pada satu perusahaan tertentu, ini bukanlah satu sinyal untuk membeli sahamnya. Hanya karena melihat Indomie Goreng berada hampir di setiap toko bukan berarti sahamnya harus langsung dibeli. Ada tahapan yang tidak boleh dilewati, tahap analisis atau Peter Lynch lebih suka menyebutnya tahapan mengembangkan cerita.

Membeli saham tanpa analisis ibarat bermain poker tanpa melihat kartu. Mungkin ada beberapa orang yang menemukan saham luar biasa tanpa melakukan analisis, tetapi apakah akan beruntung seperti itu terus menerus. Melakukan analisis memang tidak memberi jaminan untuk selalu mendapatkan perusahaan yang harga sahamnya segera meroket, tapi stidaknya kita sudah meminimalisir resiko dalam berinvestasi.

Langkah Pertama dalam melakukan analisis saham adalah mengidentifikasi saham ke dalam kategori yang telah di tentukan Peter Lynch.

Slow Growers biasanya adalah perusahaan besar yang sudah lama diharapkan tumbuh sedikit di atas GDP. Mereka awalnya adalah fast growers yang telah tumbuh sejauh yang mereka sanggup dan kemudian melemah. Salah satu ciri perusahaan di kategori ini adalah mereka rutin membagikan deviden yang besar.

Stalwarts ( medium growers ) perusahaan dengan kapitalisasi yang besar yang pertumbuhannya tidak terlalu gesit, tapi jelas pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan slow growers. Perusahaan di kategori ini tidak akan bangkrut dalam waktu dekat sehingga menawarkan perlindungan di masa sulit.

Fast Growers adalah saham favorite Peter Lynch. Perusahaan kecil, agresif dan baru yang bertumbuh 20-25% per tahun. Jika menganalisis dengan baik, ini adalah ladang tenbaggers.

The Cyclicals, saham yang labanya naik dan turun secara periodik. Di industri yang bertumbuh, bisnis akan berkembang, tapi industri ini akan berkembang dan berkontraksi, berkembang dan berkontraksi lagi.

Turnarounds, adalah perusahaan yang sedang menghadi krisis. Mereka bukan slow growers karena tidak bertumbuh, mereka bukan cyclicals karena tidak naik kembali. Perusahaan yang di ujung tanduk tetapi ada peluang besar ketika mampu keluar dari tekanan.

Assets Plays, perusahaan memiliki banyak aset namun diabaikan oleh bursa. Aset bisa berupa, uang cash, property, landbank, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Post a Comment for "6 Kategori Saham Menurut Peter Lynch"